Minggu, 25 Maret 2012

Pengertian dan Cara Kerja Flashdisk

 USB Flash Drive adalah alat penyimpan data memori flash tipe NAND yang mempunyai alat penghubung USB  yang terintegrasi. Flash Drive ini biasanya berukuran kecil, ringan dan mempermudah kita untuk memasukan data.
Komponen-komponen internal sebuah Flash Drive yang umum:

1.Sambungan USB
2.Perangkat pengontrol penyimpanan massal USB
3.Titik percobaan                                               
4.Chip flash memory
5.Oscilator crystal
6.LED
7.Write-protect switc
8.Ruang kosong untuk chip memo

 Flashdisk sering disebut sebagai USB Drive, Pen Drive, Pocket Drive,atau microdisk. Di dalam perangkat ini, tertanam controller dan memori penyimpan data yang bersifat non – volatile alias tidak akan hilang meskipun tidak terdapat dayal istrik. Komponen flashdisk lebih sederhana dan relative lebih sedikit dibandingkan dengan hardisk . Hal ini disebabkan karena flashdisk tidak memerlukan piringan, motor, atau part lain yang berkerja secara mekanik. Umur flashdisk saat ini kira-kira 10 tahun (masa pemakian normal).

 Tips penggunaan flashdisk pada system operasi Windows Me/2000/XP menyarankan pelepasan:
flashdisk dengan cara yang aman (Safe Removal). Hal ini untuk menghindari data yang masih tersisa dan belum tertulis dari memori cache keflashdisk.Pencabutan flashdisk secara mendadak dapat mengakibatkan data yang belum selesai ditulis menjadi rusak.Memutus koneksi dengan cara aman akan memperpanjang umur flashdisk karena hubungan baca/tulis antara komputer dan flashdisk diamankan terlebih dulu dan hubungan listrik singkatdapat dicegah.

Dan ini tambahan dari saya,Tips Melindungi Flash Diskagar teman- teman bisa tahu bagaimana melindungi  flashdisk,dan lebih cepat lebih baik berikut tips melindungi Flash Disk

Tips Melindungi Flash:

1. Gunakan flash disk hanya sebagai backup data
Maksud dari menggunakan flash disk sebagai backup data adalah flash disk tidak boleh digunakan bekerja atau langsung membuka sebuah dokumen baik berupa gambar, teks, image, audio dan video langsung dari flash disk.
Flash disk hanya boleh disimpan data kemudian segera disconnect  atau putuskan koneksidari USB port langkah ini dimaksud  agar  flash disk tidak terlalu sering bekerja.

2. Simpan Data JanganTerlaluPenuh
Menyimpan data di sebuah flash disk dengan diharapkan tidak terlalu besar maksudnya adalah jangan sampai data yang dimasukkan kedalam flash disk hingga penuh atau ruangan tak bersisa.Apabila terjadi penumpukkan data yang  terlalu penuh dalam sebuah  flash disk dapat menyebabkan pemaksaan terhadap media penyimpanan sehingga akan menyebabkan proses read and write atau baca dan tulis dalamsebuah media penyimpanan data menjadi lebih berat, pada akhirnya berpengaruh terhadap keadaan fisik flash disk itu sendiri.
Perlu diingat bahwa hal ini tidak hanya berlaku bagi flash disk semata akan tetapi berlaku pula untuk media penyimpanan data yang lain seperti hard disk, floppy disk, compact disk dan media penyimpan data lainnya.

3. HindariTerkena Benda Cair
Benda cairakan berakibat fatal bagi flash disk karena apabila sebuah flash disk terkena bahan cair kemudian digunakan masih dalam keadaan basah maka sudah dapat dipastikan bahwa flash disk tersebut akan rusak karena saat disambungkan kekonektor USB akan terjadi hubungan pendek (korslet) sehingga merusakkomponen flash disk itu sendiri.
Jauhkan flash disk dari tempat-tempat yang  mengandung benda cair sehingga tidak menyebabkan hal-hal yang  tidak diingini.

4. Jauhkan Dari Magnet
Jangan sekali-kali mendekatkan flash disk dengan magnet karena magnet dapat berpengaruh terhadap komponen elektronik yang ada di dalam flash disk sebagai media penyimpan data.

5. Hubungkan Flash Disk Pada Port USB Bagian Belakang
Pada saat melakukan pemindahan data atau backup data sebaiknya menggunakan port USB yang berada di belakang CPU dan hindarkan sebisa mungkin bila perlu tidak menggunakan kabel USB tetapi langsung terpasang di port USB pada motherboard (mainboard bagianbelakang).
Kenapa harus port USB bagian belakang ?ini karena port USB bagian belakang adalah port yang sudah terpatri dengan baik pada motherboard sejak daripabrik sedangkan port USB yang berada di depan adalah port USB tambahan menggunakan kabel yang dipasang oleh seorang teknisi dimana seorang teknisi bisa sajasalah dalam memasang kabel sehingga fungsi port USB menjadi tidak baik.
Sekian dari saya,semoga berguna bagi teman-teman yang membacanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar